Jakarta — Babak perempat final Piala Dunia 2010 kembali menghadirkan partai seru dan klasik. Jerman, yang baru menggilas Inggris dengan skor 4-1 di babak perdelapan final, Minggu (27/6/2010), akan bertemu lagi dengan lawan berat, yaitu Argentina. Pertemuan ini tak terhindarkan setelah Argentina juga tampil impresif di babak 16 besar, setelah melibas Meksiko 3-1, Senin (28/6/2010) dinihari WIB.

Secara keseluruhan, kedua negara sudah bertemu sebanyak 18 kali. Argentina unggul karena meraih delapan kemenangan, sedangkan Jerman baru lima—lima kali imbang.

Namun, di pentas Piala Dunia, Jerman lebih unggul dari “Albiceleste”. Sebelumnya, mereka sudah bertemu lima kali di mana Jerman meraih dua kemenangan, sedangkan Argentina baru sekali.

Satu-satunya kemenangan Argentina itu terjadi pada final Piala Dunia 1986 di Meksiko. Waktu itu, tim “Tango” yang dimotori oleh Diego Maradona, yang sekarang menjadi pelatih, tampil sangat impresif dengan unggul 2-0 dulu lewat Jose Brawn dan Jorge Valdano, sebelum Jerman mengejarnya untuk mengubah skor menjadi 2-2 berkat gol Karl-Heinz Rummeniegge dan Rudi Voeller. Ketika pertandingan tersisa tujuh menit, Jorge Burruchaga menaklukkan kiper Harald Schumacher untuk memastikan Argentina meraih gelar kedua event empat tahunan tersebut.

Empat tahun berselang ketika turnamen diselenggarakan di Italia, Jerman membalasnya, juga di final. Andreas Brehme menjadi penentu kemenangan “Der Panzer”, lewat gol penaltinya pada menit ke-85, yang memastikan Jerman meraih gelar ketiga Piala Dunia.

Piala Dunia 2006, ketika menjadi tuan rumah, Jerman kembali “membunuh” Argentina. Kali ini, pemenang ditentukan lewat drama adu penalti, setelah skor sepanjang waktu normal 90 menit plus tambahan 2 x 15 menit, tetap 1-1. Dalam adu keberuntungan di babak perempat final itu, Jerman yang menang dan mereka akhirnya tertahan di semifinal.

Sekarang, kedua tim harus saling menjegal di babak delapan besar lagi. Apakah Argentina bisa membalas? Ataukah Jerman kian menegaskan dominasinya di ajang Piala Dunia? Yang pasti, pemenang dalam laga ini bakal melapangkan jalan untuk menambah koleksi gelarnya!

“Head to head

Total pertemuan: 18
Argentina menang: 8
Imbang: 5
Jerman menang: 5

– Pertemuan di Piala Dunia (5 kali bertemu, Jerman menang 2, draw 2, Argentina menang 1)

2006, Berlin, 30/6/2006: Jerman 1:1 a.e.t. (1:1, 0:0) 4:2 PSO Argentina di perempat final
1990, Roma, 8/7/1990: Jerman 1:0 (0:0) Argentina di final
1986, Meksiko City, 29/6/1986: Argentina 3:2 (1:0) Jerman di final
1966, Birmingham, 16/7/1966: Jerman 0:0 Argentina di penyisihan grup
1958, Malmo, 8/6/1958: Argentina 1:3 (1:2) Jerman di penyisihan grup

– Pertemuan di Piala Konfederasi

2005, Nuremberg, 21/6/2005: Argentina 2:2 (1:1) Jerman di penyisihan grup

– Pertemuan di pertandingan persahabatan (total 12 kali, Argentina menang 7, draw 2, Jerman menang 3)

Munich, 3/3/2010: Jerman 0:1 (0:1) Argentina
2005, Dusseldorf, 9/2/2005: Jerman 2:2 (2:1) Argentina
2001, Stuttgart, 17/4/2002: Jerman 0:1 (0:0) Argentina
1993, Miami, 15/12/1993: Jerman 1:2 (1:1) Argentina
1987, Berlin Barat, 2/4/1988: Argentina 0:1 (0:1) Jerman
1987, Buenos Aires, 16/12/1987: Argentina 1:0 (0:0) Jerman
1984, DuSseldorf, 12/9/1984: Jerman 1:3 (0:2) Argentina
1982, Buenos Aires, 24/3/1982: Argentina 1:1 (0:1) Jerman
1980, Montevideo, 1/1/1981: Jerman 1:2 (1:0) Argentina
1979, Berlin Barat, 12/9/1979: Jerman 2:1 (0:0) Argentina
1977, Buenos Aires, 5/6/1977: Argentina 1:3 (0:1) Jerman
1973, Munich, 14/2/1973: Jerman 2:3 (0:2) Argentina

LOU